Senin, 31 Maret 2014

I'm "home" !!!

well.. I'm "HOME" ^_^ setelah beberapa bulan *mungkin setahun* tidah produktif akhirnya kembali kuberanikan diri membuka kanvas ini. Yap! di kanvas ini berbagai cerita pernah ku lukiskan, meski hanya sekedar lirik lagu ^_^.
Saya mengidap penyakit aneh. Saya lebih senang menulis saat merasa sedih, kecewa, marah, atau dalam bahasa gaulnya "galau". Tapi, saya terkadang ketakutan dengan tulisan saya sendiri. Maka saat itulah saya hanya bisa menulis dalam imaji saja yang kemudian mengakar di dalam neuron-neuron ku atau malah menguap tertiup angin.
Malam ini, kerinduan saya pada kavas ini berhasil mengalahkan ketakutan itu. Sebenarnya sejak beberapa malam yang lalu tangan ini ingin segera menyentuh kanvas ini, tapi pada kenyataannya baru pada malam ini berhasil.
31 Maret, 2 tahun yang lalu saya pun menuliskan hal yang senada dengan 31 maret kali ini. "Semangat Menulis" ternyata momen 31 Maret selalu bisa menjadi power booster bagi saya. Dan ternyata penyakit saya ini telah berulang sejak 2 tahun lalu. Sungguh... rasanya ingin membentur-benturkan kepala di tembok. Kemana saja saya selama ini??? Rupanya sosial media telah meneggelamkan saya. Pernah sekali saya berencana untuk tutup akun di sosial media. Tapi, bukan akun itu yang salah, saya sebagai pemegang hak penuh atas akun itu yang tak becus mengendalikan diri. Malam ini, saya saya hanya ingin berjanji pada diri saya sendiri, bukan dia, mereka, atau siapapun. Terlalu banyak janji yang tak terjamah.
Aaah, malam ini saya kembali menemukan kedamaian dalam setiap spasi kata yang terukir di kanvas ini. Kanvas sang Pelukis Malam yang telah dipenuhi sarang laba-laba.... Oke.. malam ini sepertinya akan menjadi malam yang panjang. Segelas kopi menjadi sahabat yang baik untuk malam ini.
Oiya, suara Lady Rocker era 90-an "Inka Christie" pun setia menemani saya malam ini ^_^
Saya memiliki banyak utang, utang cerita yang akan saya coba keluarkan satu per satu dari memori yang ada.

well... never too late to begin again.
tidak ada kata terlambat untuk memulai lagi. selalu ada kesempatan untuk menginjakkan kaki di garis 'start' lagi. tak ada yang melarang. kita hanya perlu mendobrak ketakutan dan kemalasan yang berdiri kokoh bak tembok raksasa.

2 komentar:

Mushiqah Eldrida mengatakan...

fight...fight..fight kaak timi :)

pelukis malam mengatakan...

tengkyuuuu sayang ^^

Posting Komentar

tinggalkan jejakmu di sini :)