Kamis, 31 Mei 2012

Senandung Rindu

Sumber: http://www.art-spire.com

Ketika rinduku dan rindumu membuncah menderu,
Rinai hujan mengalun sendu
Senja di horizon mulai membiru
Kemudian malam pun menghitam beku

Ketika rinduku dan rindumu membuncah menderu,
Ratusan kata bagai debu
Simfoni nada tak lagi merdu
Bahkan syair pujangga pun tak lagi syahdu

Ketika rinduku dan rindumu membuncah menderu,
Energi ku
Energi mu
Menyatu...

Ketika rinduku dan rindumu membuncah menderu,
Alam pun memeluk kumparan energi itu
Menjadikan pertemuan tak lagi semu...



Ketika detik terhenti di 01.30 AM
Cibubur, 3 Mei 2012

1 komentar:

06h4 mengatakan...

SUNGGUH..
terlalu bodoh untuk pergi....
apalagi meninggalkanmu..

sungguh....
terlalu indah tuk' dikenang
itulah adanaya...

sungguh....
cinta...rindu..

aQ benci saat ini..
karena semua harus berakhir
tuk' sejenak...

tetapi bukan aQ
jika harus gulana karena itu..

sungguh...
kita akan arungi kisah yang sama
namun di panggung yang berbeda..

semoga...
engkau menggumankan hal demikian

sekali lagi...
sungguh
aQ akan slalu merindukanmu...

Posting Komentar

tinggalkan jejakmu di sini :)