Senin, 31 Oktober 2011

Cerita KIta: Kemarin dan Hari ini

01.55 WITA dinihari...

Semakin larut, semakin kering mata ini O,O
mungkin efek dari segelas kopi yang sempat ku nikmati di Rumah Nalar buatan K' Muja ;) sebelum beranjak ke tempat ini (baca: Rumah Pisang).

Di sudut kotak persegi berwarna kuning ini, jemari ku sibuk bermain dengan tuts-tuts butut laptop pinjaman dari tante. Headset ditelinga + playlist media player yg baru saja ku susun membantuku sedikit menjauh dari kebisingan Jalan Malengkeri Raya. Lagu pop Indo, Barat, sampai lagu berbahasa daerah Aceh bergantian mengalun di telinga ku. Bibir pun berkomat-kamit *teriak-teriak* mengikuti teks hasil searching om google ^^ [seperti dunia milikku seorang, hahhhaahah].

Tabs firefox bertumpuk-tumpuk.
FB, Yahoo, Detik News, Google, Blog, de el el berjajar rapi...
sesekali tangan ku meraih handphone... melirik kumpulan huruf darimu di ujung sana. Kemudian jemariku mulai bermain dengan tombol-tombol mungil si hitam. Ku kirimkan untukmu nyayian hati yang terbelenggu rindu.

Mata ku kembali tertancap di layar laptop. Ku temukan lembaran-lembaran suratmu beberapa bulan silam. Ah, memang tak ada yang bisa menebak hari esok. Kemarin kita terperangkap dalam dimensi yang tercipta dengan sendirinya. Lirih angin tak henti membisikkan nyanyian cintamu kala itu. Bintang pun ikut tersenyum ketika ku baca surat mu satu per satu. Sabit rembulan pun tak sabar menyambut purnama. Dan akhirya ku beranikan diri menemui mu di bangku tua yang ada di taman itu. Seperti janji mu, kau masih di situ meski beberapa purnama telah ku lewati.

Air mata itu telah kau hapus. Sepiku kau urai dengan sempurna. Logikaku berlutut dihadapan ketulusanmu. Kau hadiahkan cinta yang luar biasa. Dan hari ini, ku sabdakan bahagia pada semesta. Berharap mereka turut berdendang atas hari yang lebih indah, sesulit atau semudah apapun hari esok.

Bersamamu mulai ku rangkai kepingan mimpiku yang sempat terhempas. Ada harapan yang kutitipkan pada mu. Sebentuk cinta telah kutitipkan untukmu. Berharap kau mampu menjaganya hingga hari itu tiba. Hari dimana bahagia telah kita menangkan seutuhnya. [+]




30 Oktober 2011
when I'm waiting for you
di kotak kuning-hijau

0 komentar:

Posting Komentar

tinggalkan jejakmu di sini :)