Selasa, 02 Agustus 2011

Untitled

Malam ini ketika kusaksikan kesetiaan bintang pada malam... Bulan sabit yang tersenyum menatapku... Disaat itu ku resapi kata demi kata yang kau torehkan di atas suratmu.

Selalu,
Aku selalu bersembunyi di balik malam menelusuri sepimu mencoba mengurainya. Mungkin aku tak terlihat olehmu. Atau kepalsuanku berhasil menutupi semuanya.

Sebuah kisah pernah terukir dimasa lalu dengan segala hitam putihnya. Menyisakan perih hingga kini. Bukan ku tak pernah mendengar bisikan rindumu yg terbawa angin. Namun hati ini berpura-pura tuli. Demi menjaga ruang kosong yg tersisa oleh luka terdahulu.

Hati ini menjerit.
Jantung ini berdetak lebih cepat.
Saat kata mu merasuki nurani ku. Hingga ku tuangkan--sebagian kecil--rasa ku di kanvas ini. Tak ada kata yang mampu mewakili semuanya. Kubiarkan jemariku yang basah menyentuh layar ponselku. Mengalir mengikuti rasaku. Semuanya menghancurkan logika ku. Namun tetap ku coba mengurainya.

Satu alasan ku diam membisu hingga kini. Ketakutanku akan tanyamu dan tanyaku. Ketakutanku akan kebenaran itu. "apa yang harus ku katakan ketika kau bertanya? Ketika kau berharap?"
Aku tak ingin melukaimu... Aku pun tak ingin membohongi nuraniku... Bahwa rasa itu ada.

Ku sadari kehadiranku dalam dimensi yang kau ciptakan sendiri begitu menyiksamu. Memaksamu bisu. "lalu aku harus bagaimana?" Aku terjebak dalam dimensi itu...

Harus kah aku pergi?
Atau...
Harus kah aku tetap diam dengan segala kepalsuan?

Aku tak seindah mawar...

Meski kau hanyalah rumput kecil.. Bagiku kau jenis rumput langka...
Rumput yg selalu menemani malamku... Bercerita tentang kesetiaan bintang pada malam...

Akan bagaimana esok...
Aku tak mengerti. Sungguh.

Yang ku tahu rasa itu anugerah Ilahi...

*backsound
kesakitanku bertambah pahit ketika harus ku akui aku menahan rasa cintaku untukmu namun kau tetap ada...
kau hadir dalam bayangan yg tak pernah ku anggap...
Kau ada di dalam bayangan semu...
Kau merindu dan membuatku jatuh kepadamu...

[Winda--kutemukan penggantinya]


maaf jika ini membuatmu galau

posted from Bloggeroid

0 komentar:

Posting Komentar

tinggalkan jejakmu di sini :)