Minggu, 27 Maret 2011

Di suatu pagi ...


Pagi itu ku berjalan di tepi pantai yang tepat berada di depan pondokan yang kami sewa di salah satu kawasan wisata di Makassar. Beberapa teman, kakak, dan adik-adik angkatanku di LPM Penalaran UNM (salah satu UKM di UNM) ikut berjalan di sebelahku. Udara begitu menyejukkan paru-paru. Angin laut berhembus menembus tulang. Langit tampak gelap tertutup awan mendung. Suara deburan ombak yang menggulung berkejar-kejaran begitu berirama. Aku duduk di salah satu bale-bale depan jualan seorang ibu paruh baya. 
Tinggal ku sendiri menatap jauh ke hamparan birunya laut. Tampak wajah-wajah ceria yang sedang menikmati hempasan ombak yang cukup garang. Mereka berteriak, tertawa lepas, tanpa beban. Sesekali ku tersenyum menyaksikan tingkah mereka kala ombak mempermainkan tubuh mungil mereka.
Mereka terus tertawa dan tertawa.
Ku arahkan pandangan ke sudut lain. Ku temukan tiga senyum yang membuatku terenyuh. “Keluarga kecil yang bahagia,” gumamku. Pasangan itu masih seumur jagung, terlihat jelas dari wajah mereka yang masih segar. Seperti pengantin baru. Pasangan itu duduk di atas pasir hitam yang agak kasar. Seorang bocah berada di tengah-tengah mereka sedang asyik memainkan pasir. Sesekali bocah itu berlari berkejaran dengan buih ombak. Pasangan itu tertawa melihat tingkah putra mereka. Lalu mereka berjalan ke arah laut mencoba menaklukkan hempasan sang ombak dengan bermodal ban dalam mobil truk sebagai pelampung. Sang ayah membopong si bocah di pundaknya. Mereka berteriak, tertawa lepas, tanpa beban. Kebahagiaan terlihat jelas dari sudut mata mereka. Rintik hujan semakin membuat tubuh mereka menggigil. Tapi tak ada keresahan di sana.
Mereka terus tertawa dan tertawa.
Sementara aku hanya bisa duduk terdiam hampir beku. Tulang-tulang terasa ngilu tertusuk angin. Rintik hujan sesekali membasahi wajahku. Tak ada gairah tuk bergabung dengan wajah-wajah ceria itu.
Pandanganku kini lepas jauh ke hamparan birunya laut yang tak berbatas. Suara riak ombak menerbangkan pikiranku. Ku coba melepas beban yang sudah beberapa hari ini bercokol di otakku. Ku tarik nafas lebih dalam. Ku rasakan udara itu mengalir di setiap sentimeter tubuhku. Ku hembuskan perlahan diiringi energi-energi negative yang selama beberapa hari ini mengganggu kinerja otak dan hatiku. Masalah akademik, organisasi, orang tua, dan dia. Rasa sakit dan kecewa yang menggerogoti batinku. Ku coba ikhlaskan segalanya. “Kan ada makna dibalik semua ini,” batinku.
Seperti mereka yang terus tertawa dan tertawa.
Ada cinta yang menyelimuti hingga dinginnya air laut dan angin yang tak henti menembus tulang-tulang mereka seolah tak ada artinya. Mereka berekspresi melepas segala beban hidup yang ada. Emosi yang terpendam dibiarkan mengalir dipecah deburan ombak, diterbangkan dinginnya angin laut dan dipadamkan oleh rintik hujan.
Ya. Semua wajah-wajah yang penuh canda dan tawa itu seakan memberitahuku tuk berhenti menangis dan terus melangkah saat dunia mulai berpaling. Karena di alam nyata ini tak ada kehidupan yang sempurna, tapi satu hal yang bisa menutupi ketidaksempurnaan itu. Satu hal yang bisa membawa kehidupan mendekati kesempurnaan yaitu CINTA…

5 komentar:

wawank mengatakan...

Pagi itu kulihat gulungan2 ombak mencipta cinta pada tepi yg indah, pagi itu cukup awan yg mendung namun kuharap hatimu cerah untuk menerima keberadaanku. Aku ingin menjelaskan kesetian ombak dngn kerinduan yg tulus pada angin-angin pembawa cinta.

jalan buntu mengatakan...

hujan kemarin membuat ku resah...
ada luka yang membekas...

kepada ombak ku bertanya arti kesetiaan
kepada angin ku bertanya arti kerinduan
kepada hujan ku bertanya arti kedamaian

tapi hanya diam yang kudapat...

wk mengatakan...

coba tanya sama rumput yg bergoyang..!! Kalau belum dijawb.., tanya sama yg tulis ini! Pasti di jelaskn...,

:D

pelukis malam mengatakan...

hohohoo....
ok...
ok...
someday I will ask u :)

Bubust blogs mengatakan...

bagus tulisan ta' timi'...!!! sering2 saja...!!!

jalan2 jga ke blog ku yang baru..!!!

bubustblog.blogspot.com

Posting Komentar

tinggalkan jejakmu di sini :)